Minggu, April 05, 2009

Kampanye Terbuka = Hura-hura?

Akhirnya hari ini menjadi kampanye terbuka yang terakhir bagi sejumlah partai politik (parpol). Selama kampanye terbuka tersebut gak dikampung gak di kota sama aja bising. Jelas hal itu bagi sebagian masyarakat (saya juga termasuk) merasa sangat terganggu dengan pawai yang dilakukan oleh masa dari berbagai parpol. Kalau pawainya dengan damai dan tanpa mengutak-atik knalpot motor sedemikian rupa saya sich sah-sah aja, tapi kali ini masa parpol pawai dengan sepeda motor yang suaranya memekak-kan telinga, gak enak didenger.

Seharusnya para pengurus partai dari ranting maupun yang bertanggung jawab dengan masa memperhatikan hal ini, bukan malah diam saja dan berpikir yang penting masa parpol gue banyak dikasih duit, beres dech urusan. Mungkin sudah menjadi tradisi bangsa Indonesia, setiap ada kampanye untuk pemilu pasti diikuti dengan pawai kendaraan bermotor yang suaranya menggangu telinga dan jelas membuat orang lain tidak nyaman. Yang bikin prihatin lagi adalah pawai tersebut menjadi tontonan anak-anak usia SD. Disaat mereka belajar, konsentrasi belajar mereka pecah karena suara pawai dan akibatnya siswa SD banyak yang berhamburan keluar untuk melihat pawai yang gak penting itu.

Jika budaya yang tidak baik ini terus-terusan dipelihara, maka makna sebenarnya dari kampanye tidak akan bisa dipahami oleh generasi mendatang. Hal yang tidak baik itu akan membuat pola pikir bahwa kampanye itu adalah pawai dan pawai itu adalah kampanye. Padahal momentum kampanye adalah suatu moment dimana para calon wakil rakyat menyampaikan program-program, visi dan misi-nya jika kelak dia menjadi wakil rakyat.

Semoga di pemilu 5 tahun kedepan bangsa Indonesia bisa lebih sadar akan arti penting dari kampanye, bukan malah pawai dengan tujuan yang tidak jelas.

Jumat, Maret 27, 2009

Teh Poci GINASTHEL

Di kota kecil yang terletak diantara 2 kerajaan di Jawa ini banyak sekali tempat untuk mengisi perut dan membasahi tenggorokan. Mulai dari warung kecil, restoran hingga cafe besar ada di kota ini. Kota apakah itu?

Yap, kota itu tak lain dan tak bukan adalah kota Klaten yang Bersinar dengan segala pesona yang dimilikinya. Dilihat dari segi demografinya, Klaten merupakan kota yang majemuk dari segi kebudayaan, agama, dan juga profesi masyarakatnya. Namun ada yang unik disini, bahwa jika anda berkunjung ke Klaten dan mampir di warung, cafe atau restoran maka anda akan kesulitan menemukan tempat yang menyajikan wedhang teh dengan gula batu dan disajikan dengan cangkir dan poci. Mengapa demikian? Jawabannya adalah karena pada saat ini masyarakat lebih menyukai yang praktis-praktis saja, termasuk dalam menikmati teh.

Namun jika anda termasuk pecinta teh, anda perlu mencoba tempat yang menyajikan teh dengan penyajian yang langka dan rasanya sungguh nikmat, karena saat ini tempat-tempat seperti itu sangat jarang sekali ditemui di Klaten. Salah satu tempat yang masih menyajikan wedhang teh dengan poci, cangkir dan guta batu adalah warung milik mbah Atmo yang terletak di RT 01 / RW IX Lusah, Prawatan, Jogonalan, Klaten. Lebih tepatnya 300 meter kearah barat dari SPBU Kraguman, Jogonalan. Dan letaknya di pinggir jalan Yogya Solo sehingga dengan sangat mudah anda dapat menemukannya.

Warung ini telah mengalami regenerasi sebanyak 3 kali, sehingga menu yang disajikan adalah menu yang diwariskan secara turun temurun. Meskipun begitu untuk soal cita rasa teh yaang GINASTHEL (Legi, Panas, Kenthel) dan cara penyajiannya tidaklah berubah, malah semakin nikmat.

Anda penasaran? Jika anda berkungjung ke Klaten, tidak ada salahnya dicoba..Selamat Berkunjung :-)

untuk Informasi lebih lanjut anda dapat menghubungi +6285643333801 (Sholeh)


Senin, Februari 02, 2009

Membuat Bercak Noda dengan SmudgeBrush


Dalam Tutorial Kali ini saya mencoba menjelaskan kepada anda bagaimana cara membuat suatu bercak noda, baik itu noda tinta, darah, noda bersejarah, kendaraan bernoda empat, halah! :D walaupun sebetulnya internet menyediakan secara gratis font symbol bercak-bercak tersebut, seperti WC Rhesus A, WC Rhesus B, etc.

Silahkan anda mengawalinya dengan membuat new file, kemudian buatlah sebuah lingkaran ( F7 ), untuk membuat suatu lingkaran anda cukup me-klik ctrl kemudian drag.
Untuk contoh, disini saya memakai diameter 831 pixel

setelah itu klik kanan object tersebut, pilih convert to curve, ini perlu dilakukan untuk mempermudah smudge brush nanti.

kemudian silahkan anda atur object lingkaran tersebut sedemikian rupa , sehingga terlihat seperti sebuah bercak yang jatuh dari atas
saya membuatnya seperti ini :

kemudian pilih smudge brush dan isi enter a fixed value for tilt setting dengan nilai 90






setelah itu anda bisa merubah bentuk object tersebut sedemikian rupa dengan shape tool





dan inilah hasil akhir dari penjelasan tutorial ini.

Anda dapat mendownload file mentahnya dalam format cdr di sini

http://unair.info/img/bercak/bercak.cdr

Ya, cukup sekian saja tutorial design grafis untuk kali ini. Kalo ada pertanyaan langsung aja ditanyakan. :D
Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori coreldraw dengan judul Membuat Bercak Noda dengan SmudgeBrush